Showing posts with label jenis mentimun. Show all posts
Showing posts with label jenis mentimun. Show all posts

Sunday, September 1, 2013

Timun Berduri - Timun Landak

Kiwano, Buah Unik berduri 

timun berduri
Bentuk buah ini unik. Bulat lonjong dengan tonjolan kulit mirip duri atau tanduk. Warnanya kuning menyala dan daging buahnya berwarna hijau segar. Tampilan yang unik dan cantik ini masih ditambah rasa yang unik pula. Penampilan buah ini mirip buah melon besarnya hanya saja bulat panjang. Yang menjadi ciri khas buah asal Afrika ini adalah tanduk atau duri yang ada di beberapa bagian kulitnya. Mirip buah naga tetapi lebih besar. Umumnya warna kulitnya kuning oranye dengan daging buah berwarna hijau segar.

timun landak
Karena bentuknya yang unik, kiwano punya berbagai nama julukan, sebut saja African horned cucumber, jelly melon, hedged gourd, juga ada yang menyebut mentimun bertanduk, atau labu lindung. Di bagian tenggara Amerika Serikat, kiwano disebut blowfish fruit karena bentuknya mirip ikan buntal. Jika dipotong maka akan terlihat daging buah yang berair dan segar. Rasanya seperti campuran antara jeruk, jeruk nipis, dan mentimun namun ada sedikit jejak rasa rasa pisang. Teskturnya lunak dan ringan di mulut, dan bijinya halus putih seperti timun dan aman dimakan. Buah ini selain dimakan begitu saja, dibuat jus atau dipotong sebagai hiasan kue dan dessert.

buah kiwano
Buah yang disebut 'Gakachika' di Zwimbawe ini dapat tumbuh secara alami di ladang maupun semak-semak. Tak heran jika orang banyak meninggalkannya di ladang, agar bisa tumbuh dan dipanen lagi pada musim berikutnya. Pertumbuhan buah yang sudah ada sejak 3000 tahun yang lalu ini paling baik dikembangbiakkan saat musim panas. 

Kiwano kini dikembangkan di California, Chile, Australia, dan Selandia Baru. Dalam kelompok tumbuhan kiwano tergolong keluarga jenis timun, labu, melon dan semangka. Secara nutrisi Kiwano kaya akan serat, vitamin A dan vitamin C. Kandungan nutrisi ini berkhasiat melancarkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Di Indonesia buah yang sudah tersedia dan bibitnya di toko pertanian hanya saja jenis yang hijau kulitnya.

Tuesday, April 16, 2013

JENIS DAN VARIETAS MENTIMUN

Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus L.; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan baik dalam kondisi segar ataupun diolah lebih lanjut. Selain untuk bahan makanan, mentimum juga banyak digunakan sebagai bahan baku pada industri kecantikan. Produksi mentimun di Indonesia masih sangat rendah padahal potensinya masih bisa ditingkatkan. Dengan kemampuan adaptasi pada berbagai iklim yang baik, tanaman ini mudah dibudidayakan. Daya serap pasar juga tidak diragukan lagi, hal ini menjadikan peluang usaha untuk budidaya mentimun masih terbuka lebar.
varietas timun
Manfaat lain yang diperoleh dari buah mentimun adalah, biji mentimun memiliki racun alkaloid jenis kipoxanti untuk mengobati anak-anak yang menderita cacingan. Selain itu digunakan untuk mengobati penyakit disentri. Kandungan yang terdapat pada mentimun antara lain 0,65% protein, 0,1% lemak dan karbohidrat sebanyak 2,2%, kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, B1, B2 dan C. Habitus mentimun berupa herba lemah melata atau setengah merambat dan merupakan tanaman semusim; setelah berbunga dan berbuah tanaman mati. Perbungaannya berumah satu (monoecious) dengan tipe bunga jantan dan bunga hermafrodit (banci). Bunga pertama yang dihasilkan, biasanya pada usai 4-5 minggu, adalah bunga jantan. Bunga-bunga selanjutnya adalah bunga banci apabila pertumbuhannya baik. Satu tumbuhan dapat menghasilkan 20 buah, namun dalam budidaya biasanya jumlah buah dibatasi untuk menghasilkan ukuran buah yang baik.

Jenis mentimun

Jenis mentimun dikelompokkan menjadi 2 golongan, yaitu mentimun yang pada buahnya terdapat bintik-bintik di bagian pangkalnya dan mentimun yang buahnya halus (tidak berbintik-bintik). Mentimun yang berbintik-bintik dibedakan 3 macam, yaitu mentimun biasa, watong, dan wuku. Mentimun biasa ditandai dengan penampilan kulit buah yang tipis, lunak dan pada saat buah muda berwarna hijau keputih-putihan tetapi setelah tua berwarna kuning tua. Mentimun yang buahnya tidak berbintik-bintink atau krei, dibedakan 2 macam yaitu mentimum krei dan mentimun suri. Mentimun krei buahnya besar dan cita rasanya seperti mentimun biasa sedangkan mentimun suri ukuran buahnya besar sekali, bentuknya lonjong, rasanya manis renyah dan umumnya dipanen buah tua (masak) untuk bahan pencampur minuman.

Di Indonesia mentimun banyak sekali namanya, satu sama lain berbeda-beda diantaranya disebut timon (Aceh), mentimun (Melayu), Laiseu (Nias), ancimun (Batak) Hantimun (Lampung), bonteng (Sunda), temon atau antemon (Madura), Kaitimun atau timun (Jawa), timun (Halmahera) katimun atau antimun (Bali), okatimun (Timor), linud (Minahasa), dan timu (Flores).

Varietas Mentimun

Varietas mentimun yang berkembang diberbagai negara mulai mengarah ke mentimun lainnya.. Beberapa contoh varietas mentimun yaitu :
(a) Mayapada F-1; mentimun varietas ini memiliki bentuk buah meruncing dan warna buah hijau muda sampai sedang. Mentimun varietas ini memiliki ukuran panjang 16,0-16,5 cm dan diameter 3,0-3,5cm. Bobot per buah sekitar 120-130 gram. Toleran terhadap penyakit downy mildew dan antraknosa. Varietas ini mulai bisa dipanen ketika tanaman berumur 32 HST. Potensi produksi 50-60 ton/ha. 
(b) Panda; Vigor tanaman baik, cabang samping produktif. Buah berbentuk lonjong dan berwarna hijau muda. Buahnya berukuran panjang 17-18 cm dan diameter 3,5-4cm. Bobot per buah sekitas 120-150 gram. Toleran terhadap penyakit downy mildew dan antraknosa. Mentimun sudah bisa dipanen ketika tanaman berumur 33 HST. Potensi Produksi 40-50 ton/ha, dan 
(c) Venus; Cabang samping produktif. Bentuk buah langsing dengan bagian pangkal bulat. Daging buah manis, sehingga cocok untuk lalap. Buahnya berukuran panjang 15-16cm dan diameter 3,5-4,0 cm. Bobot per buah sekitar 120-130 gram. Toleran terhadap penyakit antraknosa dan rebah batang. Sudah bisa dipanen pada saat tanaman berumur 32 HST. Potensi produksi 50-60 ton/Ha.

Syarat tumbuh

1. Iklim yang cocok untuk tanaman mentimun yaitu (a)Ketinggian tempat : 1 - 1.000 m di atas permukaan laut (b) Curah hujan tahunan : 800 - 1.000 mm/tahun. (c) bulan basah (di atas 100 mm/bulan) : 5 bulan - 7 bulan (d) Bulan kering (di bawah 60 mm/bulan): 4 bulan - 6 bulan (e) Suhu udara : 170 c - 230 C (f) Kelembaban : sedang - Penyinaran : sedang - tinggi.
2. Tanah. (a) Tekstur : lempung (b) Drainase : baik (c) Kedalaman air tanah : 50 cm - 200 cm dari permukaan tanah (d) kedalaman perakaran : di atas 15 cm dari permukaan tanah (e) Kemasan (pH) : 5,5-6,8, (f) Kesuburan : tinggi.